East Asia Inter - Regional Tourism Forum

November 2nd 2016

Dinas Pariwisata Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta menyelenggarakan acara Jogja EATOF Travel Mart (JETM) 2016 dan bekerja sama dengan DPD Association of  The Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita) DIY, BPD Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY. East Asia Inter-Regional Tourism Forum merupakan forum dalam bidang pengembangan pariwisata dengan membangun program bersama untuk mempromosikan pariwisata dan melakukan pertemuan seputar industri pariwisata, khususnya di 10 negara di Asia Timur.

Pada tahun 2014 EATOF diselenggarakan di Sarawak Malaysia, kemudian pada tanggal 20 – 23 Oktober 2016  diselanggarakan di Yogyakarta Indonesia. Pada tahun ini pertemuan tersebut dihadiri oleh delegasi dari Cebu Filipina, Gangwon Korea, Luang Prabang Laos, Jilin China, Quang Ninh Vietnam, Sarawak Malaysia, Siem Reap Kamboja, Tottori Jepang, Tuv Mongolia, dan Yogyakarta Indonesia.EATOF diselenggarakan berkesinambungan setiap 2 tahun sekali dan diadakan di propinsi di setiap 10 negara Asia Timur. Program EATOF 2016 ada 5 program yaitu General Assembly di Royal Ambarrukmo, Academic Symposium di Eastparc Hotel Yogyakarta, Jogja EATOF Travel Mart di Jogja Expo Center, Festival Culinary dan Jogja Expo di Jogja Expo Center yang menampilkan batik, kerajinan, pernak-pernik dan berbagai karya dari masing-masing daerah, kata Bapak Dolf Rio selaku ketua panitia pameran.

Pembukaan EATOF 2016 diawali dengan pemutaran video tentang deskripsi dan perjalanan mengenai EATOF. Acara selanjutnya  yaitu sambutan dari Ir. Aris Riyanta selaku Kepala Dinas Pariwisata DIY, dilanjutkan sambutan dari Gubernur EATOF dari Korea Selatan yang menyatakan kekagumannya atas Indonesia khususnya Yogyakarta karena keindahan alamnya dan orang-orangnya ramah dan baik. Pembukaan EATOF dibuka oleh Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X ditandai dengan menancapkan gunungan dan diikuti dengan penancapan bendera dari masing-masing delegasi sebagai simbolis telah dibukanya EATOF 2016.

Acara selanjutnya para gubernur turun dari stage dan diiringi dancer, kemudian Gubernur DIY dan para undangan melakukan kunjungan stand seni pahat buah, mengelilingi culinary festival dan stand-stand pameran lainya. Pembukaan EATOF 2016 diakhiri dengan menampilkan sebuah tarian kolaborasi berbagai budaya, K-Pop Performance dari Korea dan pentas budaya Performance Cebu dari Filipina.

Tahun 2016 ini terjadi peningkatan peserta pameran dan buyer yang hadir dari luar negeri. Sebanyak 107 perwakilan dari DIY dan Jawa Tengah hadir  meramaikan pameran dan 136 buyer dari 14 negara  ,kata Bapak Udhi Sudiyanto selaku Ketua ASITA DIY.

 

Anda Pengunjung Ke:

160954
Temukan kami di Facebook Temukan kami di Twitter Temukan kami di Foursquare Temukan kami di Linkedin Temukan kami di Flickr Temukan kami di YM